23 December 2006

Jika Besok Aku Tak Menyapamu

Jika besok aku tak menyapamu, jangan merasa kehilangan. Bukan berarti aku tak ingin lagi menepi, menyepi, bersamamu saja, berdua seperti kemarin. Sudah cukup lama aku menarik diri dari gerak peradaban. Rasanya tak baik jika menunda-nunda kerja yang belum rampung. Aku tak tahu kapan akan "pulang" kepadamu. Mungkin dua tiga hari, mungkin seminggu, mungkin lebih lama dari itu.

Memang aku belum benar-benar pulih hari ini. Namun tak baik berlama-lama dalam gua. Aku hendak keluar. Banyak yang harus kuselesaikan dengan kawan-kawanku di sini. Aku juga harus tahu diri. Mereka memaklumi kondisiku yang lagi labil, sepatutnya pula aku bergegas menyusul.

Tapi tak usah terlalu khawatir, jika longgar aku akan berkabar untukmu. Mungkin tak sekerap hari-hari terakhir. Dan itu tak berarti aku sudah tak gulung-koming lagi seperti kemarin. Sepertinya masih. Sepertinya masih.

Terima kasih untuk kesediaan berbagi selama ini. Seperti yang kamu bilang kemarin dulu; segala gojekan tak bermutu itu meluruhkan sebagian bebanku.

p.s ketimbang Bend and Break, aku kok lebih menikmati aransemen This is The Last Time ya?

5 comments:

Anonymous said...

aku datang menyapamu...

Anonymous said...

R U leaving soon??........oh-so-sad post to say goodbay :P

NM said...

: Hahn
Sip. Diterima dengan senyum. :)

: Mae Astee
Not soon kok. Bikin farewell concert dulu kali ya? "Satu Jam Bersama Nanang Musha" he..he..

mademoiselle*bee said...

Dalem kak...

Makasih comment-nya yah.. Sering-sering main ke blogku yah...

^^

Doain aku lulus UN yah!!

azzam said...

cepat pulang aku sudah membuka kandang :)